Gaya Arsitektur Indoenesia dipengaruhi oleh tiga aspek yaitu kondisi iklim, arsitektur tradisional dan arsitektur modern. Merencanakan rumah tinggal tidak bisa lepas dari kondisi iklim lingkungan setempat. Dengan mempertimbangkan kondisi alam berarti rancangan tersebut dapat menghemat energi sekaligus baik untuk kesehatan. Contohnya, dengan memanfaatkan potensi sinar matahari dan udara segar, tentu akan mengurangi pemakain listrik dan rumah jadi lebih sehat.
Tapi pemanfaatan potensi sinar matahari dan udara segar juga memiliki konsekuensi, seperti panas, silau dan adanya gangguan hewan seperti nyamun dan tikus. Untuk itu, butuh design yang tepat agar sinar matahari dan udara dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Selain aspek iklim, arsitektur juga punya andil besar dalam membentuk gaya arsitektur di Indonesia. Pengaruh arsitektur Tradisional terlihat dari bentuk-bentuk massa, ragam oranamen, dan bentuk-bentuk sambungan kontruksi. (sumber: Majalah Rumah)